Sumatera Utara adalah daerah yang pantas untuk diperhitungkan sebagai tujuan
wisata, mulai dari wisata alam yang memiliki panorama yang indah, wisata
kuliner sampai dengan wisata sejarah yang memiliki berbagai situs yang tersebar
diwilayah Sumatera Utara. Di Sumatera Utara kaya dengan berbagai adat budaya
atau etnis yang beragam antara lain : Etnis Melayu, Batak Toba, Batak Karo,
Batak Angkola, Batak Pakpak Dairi, Batak Simalungun, Nias, Etnis Sibolga
Pesisir, dan etnis pendatang.
Semua etnis memiliki nilai budaya masing-masing, mulai dari adat istiadat,
tari daerah, jenis makanan, budaya dan pakaian adat juga memiliki bahasa daerah
masing-masing. Keragaman budaya ini sangat mendukung dalam pasar pariwisata di
Sumater Utara. Walaupun begitu banyak etnis budaya di Sumatera Utara tidak
membuat perbedaan antar etnis dalam bermasyarakat karena tiap etnis dapat
berbaur satu sama lain dengan memupuk kebersamaan yang baik. kalau di lihat
dari berbagai daerah bahwa hanya Sumatera Utara yang memiliki penduduk dengan
berbagai etnis yang berbeda dan ini tentunya sangat memiliki nilai positif
terhadap daerah sumatera utara.
Kekayaan budaya yang dimiliki berbagai etnis yaitu :
Batak Toba dengan Tarian Tortor, Wisata danau toba, wisata
megalitik (kubur batu), legenda (cerita rakyat), adat budaya yang bernilai
tinggi dan kuliner.
Batak Karo yang terkenal dengan daerah
Berastagi dengan alam yang sejuk dan indah, penghasil buah-buahan dan
sayur-sayuran yang sudah menembus pasar global dan juga memiliki adat budaya
yang masih tradisional.
Etnis Melayu yang terkenal dengan
berbagai peninggalan sejarah seperti Istana Maimoon, tari derah dan peninggalan
rumah melayu juga masjid yang memiliki nilai sejarah yang tinggi.
Batak
Angkola yang terkenal dengan kultur budaya yang beragam, mulai dari
tari daerah adat istiadat dan merupakan penghasil salak (salak sidempuan) yang
juga sudah dapat menembus pasar global.
Batak Pakpak Dairi
yang dikenal dengan peninggalan sejarah megalitik berupa mejan dan patung
ulubalang dan tentunya juga memiliki adat istiadat dan tari daerah juga alat
musik yang khusus.
Etnis Simalungun memiliki peninggalan sejarah berupa Rumah Bolon
atau yang dikenal dengan Museum Lingga/Rumah Bolon yang pada tempat itu masih
terdapat berbagai peninggalan sejarah dan etnis Simalungun juga memiliki adat
istiadat dan budaya yang tersendiri. Etnis NIAS memiliki daerah yang kaya
dengan wisata alam yang sangat menakjubkan yang telah memiliki nilai jual
hingga ke mancanegara, daerah ini juga memiliki kekayaan situs megalitik dan
daerah ini masih tergolong daerah yang orisinal yang belum terlindas dengan
kemajuan zaman karena didaerah ini masih banyak peninggalan megalitik seperti
kampung batu, nilai budaya yang tradisional dan banyak lagi yang sangat
bernilai tinggi, dan menurut cerita masyarakat setempat, daerah tersebut sudah
direncanakan untuk dijadikan salah satu zona situs megalitik yang dilindungi
dunia. Etnis Sibolga Pesisir ini juga memiliki berbagai budaya dan adat
istiadat yang khusus yang juga memiliki nilai sejarah yang sangat berharga.
Dari semua etnis tersebut maka dapatlah dikatakan bahwa Sumatera
Utara memiliki kekayaan budaya dan etnis juga sejarah yang patut untuk
diperhitungkan dan dijaga kelestariannya demi mengangkat martabat bangsa
Indonesia di bidang Kebudayaan dan Pariwisata.